MATA RAKYATOIPOLITIK

Kerusakan Jalan Makin Parah, Dewan OI Ultimatum Waskita

MATA ANGIN, Indralaya – DPRD Ogan Ilir (OI) dalam waktu dekat akan memanggil manajemen PT Waskita Karya. Perusahaan pelat merah itu diminta pertanggungjawabannya terkait kerusakan jalan penghubung Kecamatan Tanjung Raja menuju Lubuk Keliat yang semakin parah.

“Kami akan memanggil Dirut PT. Waskita terkait jalan yang rusak akibat kendaraan waskita dalam pembangunan jalan tol,” ujar Ketua Komisi III DPRD OI Afrizal usai memimpin inspeksi mendadak (sidak) DPRD OI ke lokasi kerusakan jalan, Selasa (3/4/2018).

Dari pantauan para wakil rakyat, didapati sekitar 20 kilometer (km) akses Tanjung Raja – Lubuk Keliat berlobang. Seusai hujan, kondisi jalan semakin parah. Jalan jadi berlumpur dan licin. Tak jarang hal itu menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Muklis (36), salah seorang warga menyebut kerusakan jalan disebabkan seringnya mobil perusahaan melintas seperti kendaraan pengangkut material PT.Waskita dan mobil milik PTPN yang mengangkut pupuk dan juga gula.

Dia menilai pihak perusahaan tidak bertanggungjawab atas kerusakan jalan tersebut.

”Jika dalam waktu dekat masih tidak ada perbaikan sama sekali, maka masyarakat memastikan akan menutup atau memportal jalan untuk sementara sampai jalan diperbaiki. Kami akan menanam pisang di jalan tersebut,” ungkapnya.

Jika aksi mereka tetap tidak membuat pihak perusahaan memperbaiki jalan, bukan tidak mungkin akan dilakukan aksi yang lebih keras lagi. Jika aksi tersebut terjadi, dikhawatirkan akan berujung pada tindakan anarkistis.

“Saya khawatir akan terjadi aksi anarkis hingga protes masyarakat didengar,” tuturnya.

Mendengar keluhan tersebut, para wakil rakyat berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan segera berkordinasi dengan pihak-pihak perusahaan. “Apalagi jalan ini merupakan urat nadi yang menghubungkan empat Kecamatan yakni Rantau Alai, Lubuk Keliat, Muara Kuang, dan Rambag Kuang,” kata Afrizal.

Tidak menunggu lama, seusai bertemu warga, rombongan wakil rakyat langsung menuju kantor PT.Waskita yang ada di Desa Awal Terusan Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI. Tujuannya guna meminta pertanggungjawaban PT.Waskita akan kerusakan jalan yang terjadi.

Namun sayang, pertemuan itu tidak membuahkan hasil. Pihak Waskita yang ada di lokasi mengaku harus berkordinasi dulu dengan para petinggi di perusahaan tersebut untuk memenuhi tuntutan warga.

Hal itu, tentu membuat kecewa bagi rombongan komisi III, karena ternyata kedatangan mereka tidak membuahkan hasil. Para wakil rakyat mengultimatum jika dalam waktu dekat pihak Waskita tidak bisa bertanggungjawab melakukan perbaikan jalan, mereka akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk menutup akses jalan tersebut. (afgan/red02)

Tags
lihat lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker